Lewati ke konten utama
Jurnal Tembakau · Edisi Terbaru

Serikat Buruh Rokok Berusia 33 Tahun Melawan Gempuran Mesin

FSP RTMM-SPSI lahir dari penggabungan dua serikat buruh tembakau dan makanan-minuman pada 1993, kini menaungi ratusan ribu pekerja di belasan provinsi -- tapi kekuatan tawar yang dibangun selama tiga dekade itu diuji oleh mesin yang pelan-pelan mengganti tangan buruh.

Sejarah6 menit baca28 Sep 2026
Baca kisah lengkapnya →

Menampilkan 15 dari 15 artikel

No. 036
Petani & Ekonomi

Rembang Dikenal karena Garam, Diam-Diam Jadi Raja Tembakau

Rembang selama ini identik dengan garam dan wisata pusaka Lasem, padahal tegalan keringnya menyimpan sentra tembakau rajangan yang menyebar di belasan kecamatan. Musim tanam 2026 saja luasnya mencapai 7.440 hektare, tapi cuaca ekstrem dua tahun terakhir membuktikan betapa rapuhnya angka itu.

18 Sep 20266 menit baca
No. 035
Petani & Ekonomi

Ekspor Tembakau RI Mendunia, Krosoknya Malah Banyak Diimpor

Pada 2024, ekspor produk tembakau Indonesia tembus US$1,7 miliar dan menempatkan negeri ini di posisi eksportir keenam dunia, dengan cerutu premium melenggang sampai ke Jerman dan Jepang. Namun di balik angka itu, volume tembakau mentah yang diimpor justru jauh melampaui krosok yang diekspor.

18 Sep 20266 menit baca
No. 034
Petani & Ekonomi

Rokok Ilegal Menang Saat Cukai Naik, Petani Ikut Kalah

Survei dan laporan penindakan terbaru menunjukkan peredaran rokok ilegal di Indonesia terus membesar, dengan potensi kerugian negara yang disebut tembus puluhan triliun rupiah dalam setahun. Di balik angka itu ada rantai yang lebih panjang -- dari sentra produksi di Jawa sampai petani dan pabrik rokok legal yang pasarnya ikut tergerus.

18 Sep 20266 menit baca
No. 033
Petani & Ekonomi

Perempuan Penyortir Daun Tembakau, Dibayar Ketelitian Rp51 Ribu Sehari

Di gudang-gudang tembakau dari Sumatera Utara sampai Jawa Timur dan Lombok, hampir seluruh proses memilah daun kering berdasarkan warna, ukuran, dan cacat dikerjakan tangan perempuan. Upahnya dibayar harian atau per malam kerja, jauh sebelum daun itu sampai ke tangan pelinting rokok.

18 Sep 20266 menit baca
No. 032
Petani & Ekonomi

Tembakau Mole Garut: Diekspor ke Malaysia, Pabriknya di Kudus

Garut memang lebih dikenal lewat dodol dan domba, tapi kabupaten ini juga penghasil tembakau mole yang dirajang setipis rambut dan dijemur di atas sasag bambu. Hasilnya laris sampai ke pabrik rokok di Kudus dan pasar Malaysia, namun petaninya sendiri jarang menikmati untung besar dari rantai produksi itu.

18 Sep 20266 menit baca
No. 028
Petani & Ekonomi

Di Atas Ladang Minyak Bojonegoro, Nasib Tembakau Ditentukan Hujan

Bojonegoro lebih dikenal lewat minyak bumi Blok Cepu, padahal kabupaten ini menanam tembakau Virginia dan Jawa di 26 kecamatan sekaligus. Musim 2025 mencatat lebih dari dua ribu hektare ladang hilang akibat kemarau basah, sementara harga rajangan kering di tingkat petani nyaris tak bergerak selama dua musim berturut-turut.

4 Sep 20266 menit baca
No. 027
Petani & Ekonomi

Cukai Rokok Kembali ke Daerah, Tapi Berapa yang Sampai ke Petani?

Setiap batang rokok yang terjual menyumbang cukai ke kas negara, dan sebagian kecil dikembalikan ke daerah penghasil lewat DBHCHT. Tahun anggaran 2026 nilainya Rp3,28 triliun, dengan Jawa Timur menyerap lebih dari separuhnya. Masalahnya, aturan penggunaan hanya menyisakan satu irisan tipis untuk urusan bahan baku -- dan riset lapangan menemukan program yang paling relevan bagi petani justru yang paling seret terserap.

4 Sep 20266 menit baca
No. 026
Petani & Ekonomi

Panen Raya Tiba, Harga Tembakau Justru Sering Terjun

Puncak panen tembakau jatuh pada Agustus-September, tapi melimpahnya daun jarang berbanding lurus dengan pendapatan petani. Catatan musim 2026 dari Temanggung, Bojonegoro, dan Pamekasan memperlihatkan tiga penyebabnya: daun yang tidak tahan disimpan, patokan harga yang terlambat ditetapkan, dan kuota serapan gudang yang menentukan lebih dulu.

4 Sep 20266 menit baca
No. 019
Petani & Ekonomi

Lolos dari Tanam Paksa, Sawah Keraton Ini Malah Disewakan ke Belanda

Berbeda dari tembakau gunung Temanggung yang tumbuh di lereng tegalan, tembakau Vorstenlanden di Klaten, Boyolali, dan Sragen ditanam di sawah bekas padi begitu musim kemarau tiba. Wilayah ini justru lolos dari kebijakan tanam paksa karena statusnya sebagai tanah kerajaan semi-otonom -- tapi tetap disewakan pengusaha Belanda demi daun pembungkus cerutu kelas atas.

12 Agu 20266 menit baca
No. 018
Petani & Ekonomi

Rahasia Kuning Keemasan Tembakau Lombok: Bukan Matahari, tapi Oven

Berbeda dari tembakau Temanggung atau Madura yang dijemur di bawah matahari, tembakau Virginia di Lombok Timur diproses lewat flue-curing -- dikeringkan dalam oven berbilik panas selama puluhan jam hingga daunnya berubah kuning keemasan. Teknik ini menjadikan Nusa Tenggara Barat pemasok utama bahan baku rokok kretek mesin secara nasional, tapi harga yang diterima petaninya tetap naik turun mengikuti cuaca dan kebijakan cukai.

12 Agu 20266 menit baca
No. 013
Petani & Ekonomi

Dulu Dijuluki Daun Emas, Kini Petani Madura Terjepit Harga

Tembakau Madura pernah dijuluki "daun emas" karena harganya konon setara emas segram per kilogram. Kini harga beli pabrikan cuma berkisar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, ditentukan sepihak lewat rantai panjang perantara bernama bandul dan cukong -- membuat petani kerap terpaksa menjual meski harganya di bawah biaya produksi mereka sendiri.

3 Agu 20266 menit baca
No. 010
Petani & Ekonomi

Kemasan Polos Rokok Resmi Digodok, Petani dan Buruh Tembakau Ikut Waswas

Aturan baru soal kemasan rokok yang warnanya bakal diseragamkan ditarget terbit akhir Juli 2026, turunan dari PP Nomor 28 Tahun 2024. Kemenkes bilang ini demi menekan daya tarik rokok ke anak muda. Tapi Kemenperin dan DPR memperingatkan risiko rokok ilegal melonjak dan PHK massal -- dan di ujung rantai itu, petani tembakau yang paling dulu kena getahnya.

28 Jul 20264 menit baca
No. 008
Petani & Ekonomi

"Tanaman Wali" yang Menjerat Petaninya

Di Temanggung, tembakau bukan sekadar komoditas -- ia disebut "tanaman wali" yang dipercaya membawa berkah sejak Ki Ageng Makukuhan menyebarkan Islam lewat jalur pertanian. Tapi di balik gelar sakral itu, banyak petaninya justru terikat sistem pinjaman berbunga 50 persen yang membelit mereka musim demi musim.

23 Jul 20266 menit baca
No. 006
Petani & Ekonomi

Aan Wijanarko dan srintil: anugerah tembakau termahal yang tumbuh di lereng Gunung Sumbing

Di lereng Gunung Sumbing, srintil dianggap anugerah yang tak bisa dipaksa tumbuh — hanya lahir dari sedikit lahan dan digulung tangan petani di tengah dinginnya malam. Namun harganya yang bisa menyentuh Rp1 juta per kilogram tetap naik-turun mengikuti kebijakan cukai yang jauh dari kendali mereka.

21 Jul 20265 menit baca
Populer
No. 003
Petani & Ekonomi

Sumarno dan perjuangan petani lereng Prau demi harga yang layak

Di lereng Gunung Prau, Sumarno dan petani lain telah mengikuti setiap standar yang diminta pabrikan — dari varietas benih hingga pola tanam. Yang mereka minta hanya satu: dibeli dengan harga yang sepadan dengan kerja keras satu musim penuh.

10 Jul 20265 menit baca🔥 Populer